Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan Top

Tips Menangani Usaha yang hampir bangkrut untuk bangkit kembali

Berikut Ada Tips menangani usaha yang hampir bangkrut untuk bangkit kembali. Yang namanya menjalankan usaha pasti kita berharap terus maju dan bisa menghasilkan, syukur-syukur bisa menjadi besar dan berkembang. 

Namun memang keadaan kadang tidak sejalan dengan keinginan kita. Sebuah usaha baik itu usaha kecil sampai dengan perusahaan besar biasanya mempunyai resiko untuk bangkrut atau mengalami kerugian besar.

Bedanya jika pemilik usaha yang sudah besar dan punya banyak jenis usaha dia bisa saling tutup antar perusahaan yang dia kelola. 

Namun untuk pengusaha menengah kebawah dan apalagi yang masih dalam fase berkembang atau merintis, ini bukanlah sesuatu hal yang mudah.

Tips Menangani Usaha Yang Semakin Lama Semakin Ingin Bangkrut

7 Tips Menangani Usaha Yang Hampir Bangkrut Untuk Survive Kambali

Point pentingnya adalah ada akibat pasti ada penyababnya, kemudian ada kejadian yang punya solusi dan ada juga yang harus ditutup karena tidak ada solusi lain. 

Berikut adalah beberapa tips atau langkah yang bisa kita ambil ketika usaha hampir mengalami kebangkrutan.

1. Audit Pengelolaan Keuangan

Keuangan adalah yang paling vital dalam usaha anda, setiap aktifitas keuangan memang harus difikirkan dengan penempatan anggaran yang tidak tepat akan memberikan akibat yang fatal untuk perusahaan. 

Pengelola keuangan terbaik pada masanya ada Gardon Moore Siapakah dia? ia adalah sosok Pendiri Intel, untuk bisa mengikuti jejaknya anda harus melakukan pengecekan terhadap output dan input selama ini

serta pembelanjaan yang ada, jika dirasa ada yang berlebihan berarti salah satu penyebabnya adalah hal tersebut. 

Setelah itu anda bisa memangkas segala macam pengeluaran usaha yang bisa dipangkas, menunda pengeluaran yang bisa ditunda sambil mencari celah untuk menambah pemasukan usaha anda.

2. Audit Karyawan

Yang kedua adalah anda perlu melakukan audit karyawan anda dengan menyeluruh apakah ada titik yang fatal menyebabkan kerugian atau tidak. Ini bukan berarti untuk mencari dan menghukum siapa yang salah, tapi untuk pembelajaran selanjutnya. 

Pastikan juga kejujuran dari karyawan anda selama ini, jangan-jangan ada yang korup atau memanipulasi pemasukan dan pengeluaran di perusahaan. 

Terkadang kerugian besar awalnya dipicu dari banyaknya kecurangan kecil pada perusahaan. 

Setelah itu jika diperlukan ada re strukturasi dari karyawan anda, jika ada yang tidak sesuai dengan posisinya bisa menukar formasi dan jika kemungkinan terburuknya adalah mengurangi sebagian karyawan sementara untuk menekan pengeluaran dari segi gaji.

3. Evaluasi Produk atau Jasa Yang Anda Jual

Coba lihat kembali produk atau jasa yang anda jual, barangkali disitu juga ada penyebab kerugian dari perusahaan anda. Apakah ada produk yang menurun kualitasnya? 

apakah ada produk yang sudah tidak prospek dipasar namun masih terus di poduksi?Kemudian anda bisa melakukan pembenahan atau pengantian item yang anda jual jika sudah tidak bisa diperbaiki.

4. Evaluasi Sistem di usaha anda

Mengapa bisa sampe hampir bangkrut, mengapa sepi pemasukan, mengapa saldo di usaha anda makin menipis, pasti ada sistem yang salah dalam anda mengelola usaha. Baik itu dari segi keuangan, penjualan, produksi dan lain-lain. 

Salah satu toko pebisnis yang sangat pandai dalam mengelolah bisnis yaitu Pendiri Alibaba Jack Ma, pengelolaa dana yang baik, pengelolaan penjualan yang baik sangat berdampak besar terhada usaha yang sedang anda jalankan. 

untuk mewujutkan hal itu anda bisa melakukan cek secara menyeluruh. Ini juga bisa menjadi pembelajaran kapada pemilik usaha kedapannya.

5. Evaluasi Pasar

Anda bisa melakukan evaluasi pasar guna melihat prospek dari usaha yang anda jalankan saat ini. Pertanyaan yang harus anda ajukan pada diri anda adalah apakah produk anda sekarang kurang laku? 

lalu kenapa? 

apakah karena minat pasar berkurang? atau apakah anda kalah saing dengan kompetitor yang mengakibatkan omset anda menurun?

6. Mencari Suntikan Dana

Jika si pemilik usaha sudah tidak bisa mengatasi kerugian yang ada, maka soluasinya adalah memberikan suntikan dana pada perusahaan dengan mencari pinjaman atau investor. 

Untuk mencari investor pun sebenarnya tidak mudah, tapi jika anda kokoh untuk mempertahankan usaha yang anda kelola anda pasti bisa mengusahakan pendanaan untuk usaha anda. 

Dalam hal ini harus ada pertimbangan yang matang, jangan sampai suntikan dana tadi tidak membuat Perusahaan survive namun malah makin membebani perusahaan. Artinya setelah mendapatkan suntikan dana, anda sudah siap dengan langkah selanjutnya untuk mengembalikan kembali usaha anda pada kondisi normal.

7. Melakukan Reformasi Usaha

Setelah anda menemukan semua penyebab usaha anda hampir bangkrut, sekarang tinggal waktunya bangkit dengan sistem yang baru yang anda bentuk dari semua analisa yang telah anda lakukan tadi. 

Tetapkan strategi yang baru untuk menangkal masalah yang menyebabkan kerugian perusahaan tadi. Perkuat kembali motivasi anda dalam mempertahankan usaha anda, ingatlah bahwa anda selama ini sudah dengan jerih payah membangun usaha anda sampai dengan saat ini. 

Yakin dan optimis bahwa anda bisa mendirikan kembali usaha anda yang sedang goyang. Seorang yang memiliki jiwa bisnis yang kuat tidak akan mundur jika mengalami kegagalan, justru disitulah waktunya anda untuk menjadi lebih hebat lagi dalam membesarkan usaha anda. 

Hampir setiap pemilik usaha mangalami hal seperti ini, kadang naik omsetnya, kadang turun, kadang tidak ada sama sekali, tapi jika anda mundur jika mengalami seperti ini anda bukan lagi hampir gagal, melainkan sudah gagal. 

Demikian materi mengenai cara menangani usaha yang hampir bangkrut untuk bisa bangkit kembali. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat untuk anda. Sekian. Salam hangat dari kami admin Blog Ragam Bisnis. Terima Kasih.

Aleng Nrp
Aleng Nrp "Percaya diri adalah rahasia pertama meraih sukses" by: Situs Belajar Bisnis

Post a Comment for "Tips Menangani Usaha yang hampir bangkrut untuk bangkit kembali"